Kuliner

20 Kuliner Khas Jogja Yang Paling Populer

20 Kuliner Khas Jogja Yang Paling Populer – Jogja merupakan salah satu tujuan utama wisatawan asing maupun lokal. Kesederhanaan dan juga budaya yang masih sangat melekat menjadi daya tarik utama para wisatawan untuk berliburke kota ini.

Bukan hanya itu saja, kuliner Jogja pun sangat terkenal sekali. Selain cita rasa khas Jogja yang sangat terkenal, harga kuliner di kota ini yang murah menjadi salah satu yang menarik bagi para wisatawan. Berikut 20 kuliner khas Jogja yang paling populer.

  1. Gudeg

gudeg jogja

Kuliner yang sudah ada sejak dahulu dan menjadi kuliner yang sangat khas dari Jogja. Makanan yang terbuat dari buah nangka muda yang dimasak dengan santan selama berjam – jam .

Gudeg memiliki warna khas yaitu coklat gelap yang berasal dari daun jati ketika dimasak bersamaan dengan nangka muda. Ada 3 varian gudeg yaitu gudeg basah, gudeg kering dan gudeg Solo.

Gudeg kering biasanya dijadikan sebagai oleh – oleh karena tahan lama. Disebut gudeg kering karena disajikan dengan areh kental. Kalau gudeg basah karena disajikan dengan areh yang encer. Sedngkan gudeg Solo berbeda karena berwarna putih.

Areh adalah kuah santan, biasa nya gudeg disajikan bersama nasi hangat, ayam kampung, telur, tahu dan lainnya. Salah satu tempat yang populer adalah Gudeg Permata Bu Padjo di Jl. Gajah Mada, RT. 36 RW. 07, Purwo Kinanti, Gunungketur, Purwokinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta, DIY.

Untuk harga sangat beragam mulai dari Rp. 7.000,00 sudah bisa menikmati gudeg dengan lauk telur, tahu, tempe, sambal dengan nasi hangat dan teh hangat.

  1. Bakpia Pathok

bakpia pathok jogja

Bakpia Pathok merupakan kue khas Jogja dan selalu menjadi pilihan sebagai oleh – oleh khas Kota ini. Bakpia yang awalnya berisi kacang hijau dan gula kini memiliki banyak varian rasa. Mulai dari keju, coklat, rasa buah, dan masih banyak lainnya.

Bakpia biasanya disajikan saat santai dan ngobrol bersama kerabat sebagai pendamping kopi atau teh. Harga nya pun beragam mulai dari Rp. 10.000,00 satu kotak nya tergantung rasa dan jumlah nya.

Salah satu toko bakpia pathok yang terkenal dan selalu ramai adalah Bakpia Pathok 25 di Jl. AIP II KS Tubun Blok NG I No. 504, Kadipaten, Kraton, Ngampilan, Kota Yogyakarta, DIY.

  1. Nasi Tiwul

nasi tiwul jogja

Nasi tuwul yang terbuat dari gaplek atau singkong yang sudah dikeringkan. Di Jogja masih ada yang menjadikan tiwul sebagai makanan pokok, karena dahulu tiwul memang pernah menjadi bahan makanan pokok menggantikan beras.

Saat ini banyak sekali warung bahkan restoran yang menyajika tiwul sebagai makanan pendamping maupun menu populer yang disajikan dengan berbagai inovasi. Tiwul diyakini dapat mengobati penyakit maag dan sebagainya.

Masih banyak tempat yang menjual nasi tiwul di Jogya yang sudah matang maupun kemasan instan. Salah satu tiwul yang terpopuler di Jogja adalah Gatot Tiwul Mbah Hadi di depan Gereja St Albertus Magnus Jetisharjo. Buka setiap hari dari pukul 16:00 – 20:00 WIB dan harga nya hanya Rp. 3.000,00 seporsinya.

  1. Gatot

gatot jogja

Kuliner tradisional khas Jogja ini sangat dekat sekali dengan tiwul karena biasanya dijual dan disajikan dengan tiwul.  Gatot juga terbuat dari gaplek atau singkong yang diikerngkan tapi harus dari singkok yang bagus karena harus di fermentasikan dulu.

Rasa nya yang manis karena gula merah dan biasa disajikan sebagai cemilan ketika sedang bersantai dan malas memakan nasi. Cemilan khas Jogja ini harganya murah dan banyak terdapat di daerah Gunung Kidul.

Salah satu tempat yang populer dan selalu ramai di Jogja adalah Gatot Tiwul Mbah Hadi di depan Gereja St Albertus Magnus Jetisharjo. Buka setiap hari dari pukul 16:00 – 20:00 WIB dan harga nya hanya Rp. 4.000,00 seporsinya.

  1. Krecek

krecek jogja

Sambal tradisonal khas Jogja yang biasanya disajikan bersama gudeg dan nasi hangat. Karena rasa gudeg yang manis sehingga perlu dipadukan dengan sambal krecek yang gurih pedas. Perpaduan keduanya memiliki kombinasi rasa yang menggoyang lidah.

Hidangan yang serasi ini sangat digemari masyarakat Jogja, sambal krecek yang terbuat dari kulit sapi yang dimasak pedas dengan cabai memang selalu menjadi penambah nafsu makan.

Kamu bisa mencoba nya di tempat – tempat yang menjual gudeg karena pasti ada sambal krecek nya. Harganya pun murah biasanya satu paket dengan gudeg.

  1. Nasi Kucing

nasi kucing jogja

Kuliner khas Jogja yang juga sudah terkenal di berbagai daerah ini sangat digemari oleh warga atau pun wisatawan yan berkunjung ke Jogja karena harga nya yanag murah dan pilihan lauk yang beragam.

Nasi kucing biasanya di jual di berbagai tempat khususnya di daerah Malioboro dan juga kampus yang banyak sekali penjualnya. Hampir disetiap tempat di daerah Jogja banyak penjualnya karena sudah menjadi kuliner khas Jogja.

Nasi kucing memiliki berbagai macam lauk mulai dari telur puyuh, tahu, tempe, usus, gorengan, mie, ikan, sambal dan masih banyak lagi. Harganya pun beragam mulai dari Rp.500,00 dan satu bungkus nasi nya mulai dari Rp. 1.500,00.

Satu bungkus nasi nya ada yang berisi nasi ikan teri sambal, nasi tempe arik, dan nasi telur dadar yang disuir, banyak pilihan nasi dan juga lauknya.

  1. Bakmi Jogja

bakmi jogja

Bakmi Jogja atau biasa juga disebut sebagai mie Jawa yang sangatdigemari dan wajib kamu cobain kalo lagi di Jogja. Ada bakmi rebus dan bakmi goreng dengan bumbu yang sama dan sangat meresap kedalam mie nya.

Bakmi Jogja atau mie Jawa ini biasa disajikan dalam keadaan panas dengan uap manas nya yang memiliki aroma khas bumbunya. Memiliki rasa yang manis tapi kamu bisa menambahkan sambal yang juga pedas kalo kamu menyukai pedas.

Salah satu tempat yang menjual bakmi Jogja sangat ramai adalah Warung Mbak Mie Jawa Mbak Indri di Jl. Nitiprayan, RT.01 / RW.20, Ngestiharjo, Kasihan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY. Harga satu porsinya hanya Rp. 10.000,00.

  1. Sate Klatak

sate klatak jogja

Kuliner Jogja yang satu ini merupakan makanan yang berasal dari bahan dasar daging kambing muda yang ditusuk jari – jari sepeda dengan bumbu yang meresap dan disajikan bersama dengan kuah gulai yang gurih.

Dinamakan sate klatak karena ketika proses pembakaran berbunyi klatak – klatak karena daging dan bumbunya terkena api dari arang. Daging kambing yang lembut dan cita rasa bumbu yang meresap serta kuah gulai yang sangat nikmat menjadikan makanan ini sangat pas disantap ketika siang dan malam.

Sate khas Jogja ini berasal dari daerah Bantul dan warug sate klatak yang paling enak dan populer adalah Sate Klatak Pak Pong di Jl. Imogiri Timur Km. 10, Wonokromo, Pleret, Bantul, DIY. Harga satu porsi sate klatak disini hanya Rp. 20.000,00.

  1. Mangut Lele

mangut lele jogja

Salah satu kuliner khas Jogja yang sangat dirindukan adalah mangut lele. Makanan tradisional Jogja ini berbahan dasar ikan lele yang di beri bumbu mangut. Mangut adalah bumbu rempah yang telah diolah dengan olahan khas tradisional Jawa.

Salah satu nya Mangut Lele Mbah Marto adalah yang paling populer di Jogja. Didapur sederhananya yang terletak dibagian belakang rumah, Bisa dilihat dari proses memasaknya yang masih menggunakan Luweng yaitu tungku yang terbuat dari tumpukan batu bata dan tanah liat, sumber apinya masih menggunakan kayu bakar.

Cara memasak tradisional yang masih dipakai sampai sekarang ini menghasilkan api yang stabil dan merata, tempat makan yang hanya memanfaatkan teras dan rumah sebagai tempat makan tak membuatnya sepi pengunjung.

Aroma asap dan bumbunya yang sedikit pedas meskipun tanpa sambal tambahan membuat para penggemarnya ketagihan, lokasinya di Sewon, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY. Dan harga satu porsinya Rp. 25.000,00 dengan banyak sekali isi di dalamnya.

  1. Sego Abang

sego abang jogja

Sego abang adalah kuliner khas Jogja berupa nasi yang berwarna merah. Di Jogja warung sego banyak sekali di gemari apalagi wisatawan asing dan lokal yang belum pernah dan penasaran makan sego abang.

Biasa nya disajikan dengan sambal hijau, sayur lodeh dan tambahan lainnya. Tambahannya seperti ayam, tempe, tahu, daun pepaya, empal goreng, botok dan banyak lagi. Rasanya yang gurih dan pedas sangat serasi sekali.

Dan warung sego abang yang paling enak dan populer di Jogja adalah Sego Abang Lombok Ijo di  Jl. Kabupaten, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, DIY.

  1. Belalang Goreng

belalang goreng jogja

Kuliner unik dan jarang sekali ada di daerah lain adalah belalang goreng, makanan khas yang berasal dari daerah Gunung Kidul ini sudah sejak lama menjadi makanan yang dikonsumsi masyarakat Gunung Kidul.

Belalang yang dimasak adalah belalang kayu yang banya terdapat di Gunung Kidul yang biasanya terdapat di batang – batang pohin dan juga semak semak belukar. Belalang sendiri mengandung banyak protein untuk pertumbuhan.

Tekstur nya yang renyah dan gurih menjadikan sebagian orang beranggapan rasanya mirip dengan udang. Belalang sendiri di masak dengan bumbu sederhanan dan digoeng dalam keadaan sudah dibersihkan.

Banyak sekali penjual belalang ini di daerah Gunung Kidul sepanjang jalan nya kamu bisa menemukan penjual belalalng goreng ini dengan harga mulai dari Rp. 3.000,00 seporsinya.

  1. Kopi Jos

 kopi jos jogja

Kuliner khas Jogja yang sulit ditemukan di tempat lain karena memiliki keunikan dan khas Jogja. Kopi jos yang sudah ada sejakl lama dan sangat unik karena kopi panas yang di celupkan bara arang yang panas.

Lokasinya sendiri tepat di depan Stasiun Tugu. Di sini kamu bisa menyeruput kopi jos khasnya stasiun. Banyak penjual nya disini kamu bisa pilih, satu gelas kopi hanya Rp. 3.000,00.

Nikmat sekali ngopi jos dimalam hari dengan suasana Jogja yang ramai bersama teman – teman dan kerabat. Sambil ditemani dengan panorama lampu malam disekitar tugu Jogja.

  1. Geplak

geplak jogja

Kue tradisional khas Jogja yang masih ada sampai sekarang ini sangat melegenda sekali. Dahulu masyarakat Jogja mengonsumsi kue ini seperti halnya makanan pokok. Kue ini memiliki tampilan yang menarik karena warna nya yang beragam.

Kue yang terbuat dari tepung, kelapa parut, dan gula ini memiliki rasa yang manis. Bukan hanya tampilan nya aja yang menarik, tapi rasanya juga yang enak dan manis menarik sekali untuk di coba buat kamu yang belum pernah nyobain.

Kue geplak banyak terdapat di toko – toko kue tradisional dan juga pinggiran jalan Malioboro, harganya juga gak mahal kok per kilo nya dihargai Rp. 30.000,00.

  1. Yangko

yangko jogja

Kuliner khas selanjutnya adalah Yangko yang merupakan jajanan khas Jogja. Yangko sudah ada sejak jaman dahulu dan sampai sekarang bentuk dan tekstur nya pun gak ada yang berubah, bentuk nya yang kotak dan tekstur yang lembut dan kenyal.

Rasanya yang manis dan gurih karena terbuat dari tepung beras dan juga gula, serta ditaburi tepung diatasnya. Yangko biasa dijadikan sebagai oleh – oleh khas Jogja karena selain melegenda warna nya yang beragam memiliki daya tarik tersendiri.

Banyak sekali toko dan jajanan pinggir jalan yang menjual yangko, salah satu nya yang paling populer adalah Yangko Pak Prapto di Jl. Pramuka No 82 Yogyakarta. Harganya pun murah hanya Rp. 30.000,00 per kotaknya, satu kotak berisi 30 yangko yang manis dan enak.

  1. Brongkos

brongkos jogja

Kuliner khas Jogja yang yang satu ini juga sudah ada sejak lama sekali dan cukup terkenal, di Jogja juga banayak warung makan yang menyediakan Brongkos namun yang paling terkenal adalah Brongkos Bu Seti di Jl. Cik Di Tiro No.22, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, DIY.

Nasi brongkos racikan Bu Seti ini memang terbilang sederhana, hanya nasi, brongkos kacang tolo, tahu, telur, dan cabai. Tidak ada dagingnya sama sekali. Siapa sangka dibalik penampilannya yang sederhana ini, menu brongkos ini terasa begitu memikat.

Perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan aromanya yang segar membuat menu ini langsung memikat pada suapan pertama. Kacang tolo nya yang memberi rasa gurih yang khas serta tekstur yang unik.

Tahunya yang lebut dan manis, serta telurnya memberi tambahan rasa gurih, membuat menu ini terasa semakin nendang. Satu porsi nasi brongkos disini hanya Rp. 15.000,00.

  1. Jadah Tempe

jadah tempe jogja

Jadah tempe merupakan kulinerkhas Jogja yang berasal dari daerah Kaliurang. Jadah yang berasal dari ketan putih dan tempe yang di bacem. Jadah tempe merupakan salah satu makanan favorit Sultan Kraton.

Jadah tempe dikemas dalam daun pisang, makanan ini adalah ikon kuliner dari kawasan Kaliurang yang harus dicoba oleh setiap orang saat berkunjung ke sana. Jadah tempe selain nikmat ternyata juga dijual dengan harga yang terjangkau, yaitu antara Rp.10.000,00 – Rp.20.000,00 saja.

Rasanya yang gurih dan manis sangat cocok disajikan dengan teh hangat ataupun kopi, jadah tempe juga sering menjadi cemilan dikala santai dan ngobrol bersama teman – teman dan juga keluarga.

  1. Cenil

cenil jogja

Kuliner yang satu ini adalah kuliner khas Jawa yang terbuat dari tepung sagu dan diolah dengan pewarna makanan serta ditaburi parutan kelapa diatasnya juga bisa ditambahkan gula merah cair sebagai pemanis.

Cenil biasa disajikan sebagai cemilan dan juga memiliki tekstur lembut dan kenyal. buat kamu yang belumpernah nyobain cenil buruan deh di coba karena cenil sangat enak dan juga lembut dilidah.

Cenil biasa di jual di pinggiran jalan dengan harga mulai dari Rp. 2.000,00 kamu udah bisa menikmati seporsi cenil yang bisa berisi 5 sampai 10 butir cenil.

  1. Entok Slenget

entok slenget jogja

Salah satu kuliner Khas Jawa yang berbahan dasar entok yang sangar populer sekali namanya. Entok slenget khas Jogja memiliki tekstur daging yang empuk, padahal daging entok yang terkenal sangat alot.

Cara pengolaha nya yang menjadi rahasia, serta ditambah bumbu rempah khas Jawa yang sangat pedas. Entok slenget bukan hanya daging entok nya saja, tapi dicampur ati ampela entok dan juga balungan entok lainnya.

Warung entok yang sangat terkenal adalah Kang Tanir yang warung nya selalu ramai dan selalu habis. Lokasinya berada di Pasar Agropolitan Pules, Turi. Harga satu porsinya Rp. 20.000,00 sudah sama minuman dan juga dijamin ketagihan deh rasanya.

  1. Kipo

kipo jogja

Kipo merupakan makanan khas Jogja yang berasal dari Kotagede. Terbuat  dari beras ketan, berisi enten-enten atau parutan kelapa dicampur dengan gula jawa. Kipo memiliki bentuk bulat lonjong kecil-kecil dengan penyajiannya selalu ditaruh di atas daun pisang.

Memiliki rasa yang manis, gurih dan lezat. Kipo memiliki warna yang hijau berasal dari daun pandan. Nama kipo sendiri berasal ari singkatan iki opo yang berarti ini apa. Yang memberi nama sekaligus pembuat pertama nya adalah Bu Djito yang berada di Kotagede.

Larisnya kipo buatan Bu Djito membuat banyak warga Kotagede juga membuat makanan yang sama dan menjualnya di sekitar Pasar Kotagede. Tempat yang selalu menjual makanan asli Kotagede ini ada di Taman Sari, di pasar-pasar tradisional, serta di kios snack pasar Kotagede.

Harga nya berkisar antara Rp. 10.000,00 – Rp. 25.000,00 per kotak nya tergantung berapa isinya.

  1. Bakmi Pentil

bakmi pentil jogja

Kuliner trakhir yang berasal dari Jogja yang sudah ada sejak lama ini bernama bakmi pentil. Mie yang berbahan dasar pati ketela ini memiliki keunikan yaitu tekstur kenyal dan panjang serta bentuk nya yang besar.

Memiliki 2 warna yaitu mie kuning dan putih, diberi nama pentil karena hanya sedikit penyajian nya dan juga rasanya yang kenyal. mie khas Jogja ini berasal dari Bantul. Banyak sekali di daerah Bantul terutama pasar tradisional yang menjual mie ini.

Mie ini biasa disajikan menggunakan daun pisang sebagai wadah dan bungkus nya, biasanya satu bungkus mie pentil ini di beri harga Rp. 2.000,00.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *